Burung-Burung Yang Meminum Air Mata Nabi Adam

DIRIWAYATKAN Bahwa Nabi Adam a.s telah menangis ketika turun dari syurga selama tigaratus tahun, dan tidak pernah mengangkat kepalanya ke langit karena merasa malu kepada Allah SWT, Dia bersujud dengan sekali sujud diatas gunung Hindi (india) selama seratus tahun, sambil menangis sehingga mengalis air mata dari kedua belah matanya ke lembah saranbid.

Lalu Allah menumbuhkan di lembah itu dengan sebab airmata kedua belah matanya nabi adam, dengan dua jenis tanaman kayu manis dan cengkeh, Bahkan burung-burung pun meminum air mata nabi adam a.s, lalu burung-burung itu pun berkata.: " Kita belum pernah minim-minuman yang lebih lezat seperti ini."

Nabi Adam a.s mengira bahwa burung-burung itu sengaja menghinanya kerena dia berbuat durhaka, tetapi Allah menurunkan wahyu kepadanya : " Hai adam, aku tidak menciptakan minuman yang lebih lezat dan lebih agung dari air mata orang-orang durhaka."

Bergelut Dengan Iblis

DIRIWAYATKAN Dari Ikrimah, bahwa ada seorng lelaki yang sedang berjalan di sebuah pohon yang di sembah orang, kemudian marahlah lelaki itu melihat perbuatan tersebut, dan di ambinya sebuah kampak serta dia naik ke atas kudanya mengarah kepohon itu untuk menebangnya, iblispun menghalanginya ditengah jalan dalam rupa seorang manusia, berkatalah iblis kepada pemuda soleh itu : " Kemanakan engkau akan pergi hai pemuda. "

Lelaki soleh pun berkata : " ke sebuah pohon yang di sembah manusia sebagai sembahan selain Allah, dan aku telah berjanji kepada Allah untuk menebangnya."

Iblispun berkata kepadanya : " Apa urusanmu dengan pohon itu? Biarkanlah, jangan engkau menebangnya."

Akan tetapi lelaki soleh itu tetap teguh pendiriannya untuk menebang pohon itu, keduanya bertengkan dan dibantingnya iblis itu tiga kali, setelah iblis itu tidak mampu menghadapi lelaki itu, berkatalah dia kepadanya : " Kembalilah, dan aku akan memberimu empat dirham setiap hari."

Berkatalah lelaki itu : " Benarkah engkau akan menepati janjimu."

Iblis pun berkata : " Ya aku akan memberikan engkau uang empat dirham setiap harinya."

Maka pulanglah lelaki itu kerumahnya, setelah dia kembalike sajadahnya didapatinya di bawah sajadahnya itu empat dirham setiap harinya, hingga berjalan tiga hari, setelah tiga hari itu dia tidak lagi menjumpai uang enpat dirham di sajadahnya, maka dia pun mengambil kampak, naik di atas kudanya dan pergi menuju kearah pohon, berdirilah iblis dalam bentuknya dahulu, bertanya lah dia kepada lelaki itu : " Kemanakah engkau akan pergi?."

Lelaki itu berkata : " Aku ingin memotong pohon itu."

Iblis menjawab : " Engkau tidak akan pernah bisa melakukan hal itu."

Mereka bertengkar lagi dan kali ini iblis memenangkan perkelahian itu dengan membantingnya sampai tiga kali, maka heranlah lelaki itu dan ia pu berkata : " sebab apakah engkau bisa mengungguli perkelahian dari aku, sedangkan sebelumnya aku yang unggul dalam perkelahian itu?"

Iblis berkata : " ya karena kepergianmu yang pertama kali adalah karena Allah, jadi jika anak buahku berkumpul menghalangimu, tentu tidak akan bisa menghalangkan mu, tetapi sekarang, kepergianmu hanyalah karena engkau tidak memperoleh dirham-dirham itu lagi di bawah sejadahmu, Maka dari itu aku bisa dengan mudah mengalahkanmu, maka dari itu kamu sekarang pulanglah dan jika tidak pulang, aku akan menebas leher kamu."

Lalu lelaki itu bergegas pulang dan membatalkan untuk menebang pohon yang sedang di sembah oleh para manusia itu.

Tidak ada komentar:

Burung-Burung Yang Meminum Air Mata Nabi Adam

DIRIWAYATKAN Bahwa Nabi Adam a.s telah menangis ketika turun dari syurga selama tigaratus tahun, dan tidak pernah mengangkat kepalanya ke la...