Burung-Burung Yang Meminum Air Mata Nabi Adam

DIRIWAYATKAN Bahwa Nabi Adam a.s telah menangis ketika turun dari syurga selama tigaratus tahun, dan tidak pernah mengangkat kepalanya ke langit karena merasa malu kepada Allah SWT, Dia bersujud dengan sekali sujud diatas gunung Hindi (india) selama seratus tahun, sambil menangis sehingga mengalis air mata dari kedua belah matanya ke lembah saranbid.

Lalu Allah menumbuhkan di lembah itu dengan sebab airmata kedua belah matanya nabi adam, dengan dua jenis tanaman kayu manis dan cengkeh, Bahkan burung-burung pun meminum air mata nabi adam a.s, lalu burung-burung itu pun berkata.: " Kita belum pernah minim-minuman yang lebih lezat seperti ini."

Nabi Adam a.s mengira bahwa burung-burung itu sengaja menghinanya kerena dia berbuat durhaka, tetapi Allah menurunkan wahyu kepadanya : " Hai adam, aku tidak menciptakan minuman yang lebih lezat dan lebih agung dari air mata orang-orang durhaka."

Bergelut Dengan Iblis

DIRIWAYATKAN Dari Ikrimah, bahwa ada seorng lelaki yang sedang berjalan di sebuah pohon yang di sembah orang, kemudian marahlah lelaki itu melihat perbuatan tersebut, dan di ambinya sebuah kampak serta dia naik ke atas kudanya mengarah kepohon itu untuk menebangnya, iblispun menghalanginya ditengah jalan dalam rupa seorang manusia, berkatalah iblis kepada pemuda soleh itu : " Kemanakan engkau akan pergi hai pemuda. "

Lelaki soleh pun berkata : " ke sebuah pohon yang di sembah manusia sebagai sembahan selain Allah, dan aku telah berjanji kepada Allah untuk menebangnya."

Iblispun berkata kepadanya : " Apa urusanmu dengan pohon itu? Biarkanlah, jangan engkau menebangnya."

Akan tetapi lelaki soleh itu tetap teguh pendiriannya untuk menebang pohon itu, keduanya bertengkan dan dibantingnya iblis itu tiga kali, setelah iblis itu tidak mampu menghadapi lelaki itu, berkatalah dia kepadanya : " Kembalilah, dan aku akan memberimu empat dirham setiap hari."

Berkatalah lelaki itu : " Benarkah engkau akan menepati janjimu."

Iblis pun berkata : " Ya aku akan memberikan engkau uang empat dirham setiap harinya."

Maka pulanglah lelaki itu kerumahnya, setelah dia kembalike sajadahnya didapatinya di bawah sajadahnya itu empat dirham setiap harinya, hingga berjalan tiga hari, setelah tiga hari itu dia tidak lagi menjumpai uang enpat dirham di sajadahnya, maka dia pun mengambil kampak, naik di atas kudanya dan pergi menuju kearah pohon, berdirilah iblis dalam bentuknya dahulu, bertanya lah dia kepada lelaki itu : " Kemanakah engkau akan pergi?."

Lelaki itu berkata : " Aku ingin memotong pohon itu."

Iblis menjawab : " Engkau tidak akan pernah bisa melakukan hal itu."

Mereka bertengkar lagi dan kali ini iblis memenangkan perkelahian itu dengan membantingnya sampai tiga kali, maka heranlah lelaki itu dan ia pu berkata : " sebab apakah engkau bisa mengungguli perkelahian dari aku, sedangkan sebelumnya aku yang unggul dalam perkelahian itu?"

Iblis berkata : " ya karena kepergianmu yang pertama kali adalah karena Allah, jadi jika anak buahku berkumpul menghalangimu, tentu tidak akan bisa menghalangkan mu, tetapi sekarang, kepergianmu hanyalah karena engkau tidak memperoleh dirham-dirham itu lagi di bawah sejadahmu, Maka dari itu aku bisa dengan mudah mengalahkanmu, maka dari itu kamu sekarang pulanglah dan jika tidak pulang, aku akan menebas leher kamu."

Lalu lelaki itu bergegas pulang dan membatalkan untuk menebang pohon yang sedang di sembah oleh para manusia itu.

Nabi sulaiman bersama seekor semut didalam botol

 DIRIWAYATKAN bahwa Nabi Sulaiman a.s bertanya kepada seekor semut, "Berapakah rezekimu dalam setahun?"

Semut menjawab, "Sebutir biji gandum."

Maka Nabi Sulaiman a.s pun meletakan semut itu kedalam sebuah botol, dan meletakan bersamanya sebutir gandum, serta menutup mulut botol itu. Ketika genap satu tahun Nabi Sulaiman a.s membuka tutup mulut botol dan ternyata semut itu hanya makan setengah biji gandum. berkatalah Nabi Sulaiman a.s, "Mengapa tidak engkau makan setengah biji yang lain?"

  Semutpun menjawab, "Karena tawakkalku selalu kepada allah. Maka aku memakan sebutir biji. Sebab allah tidak akan lupa kepadaku. Tetapi setelah tawakkalku sekarang kepadamu didalam botol maka akupun meninggalkan setengahnya. Aku berkata dalam hati, "Jika nabi sulaiman lupa kepadaku dalam tahun ini aku akan dapat makan setengah yang lain pada tahun berikutnya.

 Anjing dan Kucing di Dalam Bahtera Nabi Nuh a.s

DIRIWAYATKAN dari wahid bin munabbih, dia berkata, "Ketika Nabi Nuh a.s naik kereta memasukkan setiap jenis makhluk sepasang-sepasang bersamanya, sehingga jenis Anjing dan Kucing. Nabi Nuh a.s melarang semuanya dari persetubuhan agar mereka tidak berkembang biak sehingga bahtera itu sempit tidak dapat memuat mereka. Tetapi Anjing tidak dapat menahan keinginannya dan bersetubuhlah ia. Kucing melihatnya dan datang kepada Nabi Nuh a.s serta menceritakan hal itu kepadanya. Maka Nabi Nuh a.s pun memanggil anjing, mengikatnya dan kemudian melepaskanya. Anjing tidak serik dan ia melakukan hal itu kembali. Kucingpun datang melaporkan kepada Nabi Nuh a.s dan Nabi Nuh memarahinya tetapi Anjing tidak mengakuinya.

Berkatalah Kucing, "Ya Nabi Allah, hendaklah engkau berdo'a kepada allah agar dapat melihat tanda-tandanya kepada engkau dan engkau dapat melihatnya sendiri dengan kedua mata mu. Karena aku sendiri telah menyaksikannya berbuat demikian."

Lalu Nabi Nuh a.s berdo'a kepada Allah. Kemudian Anjingpun bersetubuh lagi, tetapi kali ini bernasib malang akibat persetubuhan itu, karena ia tidak dapat mencabut kemaluanya, sehingga datanglah Kucing dan melaporkanya kepada Nabi Nuh. Nabi Nuh a.s datang dan melihat kedua Anjing dalam keadaan demikian itu. Menjadi malulah Anjing kerana kejadian itu. Maka berdo'alah dia kepada Allah  dan berkata, "Ya Tuhanku, jadikanlah kecemaran bagi Kucing dihadapan orang banyak ketika dia sedang bersetubuh, sebagaimana ia telah mencemarkan kami."

Maka Allah SWT mengabulkan do'a Anjing itu, sehingga apabila kucing bersetubuh ia akan menjerit sehingga tahulah semua makhluk dengan jeritanya itu, sebagaimana hukuman dia telah membuka rahasia Anjing itu.

Demikian pula anak cucu Adam, apabila dia membuka rahasia orang Allah pun akan membuka rahasianya di hari kiamat.

Nabi Sulaiman Menjamu Seluruh Mahluk

 DIRIWAYATKAN Bahwa Nabi Sulaiman a.s, telah berkuasa di seluruh permukaan bumi, dan dia telah memerintah seluruh manusia, jin, binatang-binatang, dan bangsa burung, bahkan memerintah angin, maka dirinya telah merasa mulia, lalu dia meminta izin kepada tuhannya seraya berkata : " Ya tuhanku, izinkanlah aku memberikan rezeki kepada semua mahluk dalam satu tahun penuh,"

Allah lalu menurunkan wahyu kepada Nabi Sulaiman a.s, : "Engkau tidak akan mampu."

Berkatalah Nabi Sulaiman : " Ya Tuhanku izinkanlah sehari saja."

Maka Allah mengizinkannya sehari, lalu Nabi Sulaiman memerintahkan manusia dan jin untuk mengumpulkan semua orang yang ada di muka bumi ini, dia pun memerintahkan untuk memasak apa saja yang sekiranya bisa di masak dan di hadirkan semua yang bisa di hadirkan, maka di masaklah dan di hadirkan selama empat puluh hari, kemudian Nabi Sulaiman memerintahkan angin agar tidak bertiup di atas makanan-makanan yang sudah di masak agar tidak membuatnya membusuk.

Diapun memerintahkan  agar makanan-makanan itu di hidangkan dalam sebuah padang yang luas, makanan itu panjangnya jarak satu bulan perjalanan, dan lebarnya sedemikian juga.

Kemudian Allah SWT, menurunkan wahyu kepada Nabi Sulaiman a.s, : " Siapakah yang engkau mulai dari mahluk-mahluk ini?"

Dia menjawab, : " penghuni daratan dan lautan."

Maka Allah SWT memerintahkan ikan yang paling besar dari lautan yang sangat luas supaya datang untuk memenuhi undangan Nabi Sulaiman, ikan paling besar pun naik kedaratan dan menuju hidangan.

Dia berkata : " Hai Nabi Sulaiman, allah SWT telah menjadikan rezekiku hari ini tanggunganmu."

Nabi Sulaiman a.s berkata : " Alhamdulillah makanlah itu."

Maka mulailah ikan besar itu bergerak dan menelan seluruh persediaan hidangan yang ada, kemudian ikan itu memanggil, : " Hai Nabi Sulaiman, kenyangkan lah aku, karena aku masih lapar."

Nabi Sulaiman pun berkata : " Apakah engkau masih belum kenyang?"

Ikan paling besar itu berkata : " Hingga sekarang aku masih belum kenyang."

Maka seketika itulah Nabi Sulaiman a.s menjatuhkan diri bersujud seraya berkata : " Maha suci Allah yang menanggungb rezeki setiap orang yang di beri rezeki dengan tanpa di sadari."

Unta Yang Dapat Berbicara

SUATU HARI ada seorang yahudi yang menuduh seorang lelaki muslim bahwasanya dia mencuri unta, disitu pula ada empat orang munafik yang bersaksi dengan bersaksian bohong, maka Nabi pun memutuskan unta tersebut menjadi milik orang yahudi dan akan di potonglah tangan seorang muslim itu karena di tuduh mencuri unta milik seorang yahudi.

Setelah itu lelaki muslim pun kebingungan, lalu di angkatnya kepala orang muslim kelangit dan iapun berkata : " Ya tuhanku dan junjunganku, engkau maha mengetahui segala urusanku bahwa aku ini tidaklah mencuri unta ini."

Kemudian ia pun berkata lagi : " Ya Rasulullah, keputusanmu adalah benar, akan tetapi engkau bertanyalah kepada unta ini mengenai aku."

Lalu bersabdalah Nabi Muhammad SAW kepada unta itu : " Hai unta, milik siapakah engkau ini?"

Berkatalah unta itu dengan kata-kata yang fasih : " Ya Rasulullah, aku adalah milik orang muslim ini dan saksi-saksi itu telah berbohong."

Bersabdalah Nabi Muhammad SAW : " Hai hamba Allah, ceritakanlah kepadaku apa saja yang engkau kerjakan sehingga Allah SWT membuat unta ini dapat berbicara mengenai engkau?"

Lelaki itu pun menjawab : " Ya Rasulullah, sesungguhnya aku tidak pernah tidur pada malam hari kecuali sebelum aku membaca sholawat sepuluh kali kepadamu."

Nabi Muhammad SAW Bersabda : " Engkau selamat dari potong tangan di dunia dan engkaupun selamat dari azab akhirat kelak di kemudian hari berkat bacaan sholawatmu kepadaku "

Dialog Nabi Musa Dengan Burung Elang Dan Burung Putih

DIRIWAYATKAN Bahwa nabi Musa a.s pernah keluar bersama Yusya' bin Nun, tiba-tiba ada seekor burung putih yang hinggap di bahu Nabi Musa a.s, Berkatalah burung itu : " Wahai Nabi Allah, peliharalah aku hari ini dari pembunuhan."

Nabi Musa a.s bertanya : " Dari siapa?"

Burung putih pun menjawab : " Dari burung elang, dia hendak ingin memakan aku."

Masuklah buraung putih itu ke dalam baju Nabi Musa, tiba-tiba burung elang pun datang dan berkata : " Wahai Nabi Allah, janganlah engkau menghalangi dari buruanku."

Nabi Musa menjawab : " aku akan menyembelih seekor kambing untukmu, dari kambing-kambingku."

Elang berkata : " Daging kambing tidak aku sukai."

Nabi Musa Pun Berkata : " Kalau begitu makanlah daging pahaku."

Elang Berkata : " aku tidak mau makan kecuali kedua bola matamu."

Maka berbaringlah Nabi Musa a.s dan datanglah elang itu serta hinggap di atas dada Nabi Musa, dia bermaksud untuk mamatuk dedua bola mata Nabi Musa dengan paruhnya, Lalu berkatalah Yusya : " Ya Nabi Allah, apakah engkau harus merelakan kedua bola matamu hanya untuk masalah urusan burung ini?"

Maka terbanglah burung putih yang ada di dalam baju Nabi Musa dan terbang pula burung elang itu mengikutinya, kemudian keduanya datang lagi dan berkatalah salah satu dari burng itu, " aku adalah Jibril."

Yang seekor laginyapun berkata : " Aku adalah Mikail, Allah memerintahkan kami untuk mengujimu, dalam menghadapi ketentuan tuhanmu, apakah engkau dapat bersabar atau tidak."

Batu Bata Yang Berubah Jadi Seketul Emas

 Ada seorang lelaki soleh yang susah kehidupannya, selalu kekurangan makanan dan belanja, dia memiliki seorang isteri, berkatalah istrinya, "Berdoalah engkau agar allah memberi kelapangan kepada kita mengenai dunia." Berdoalah lelaki itu, ketika perempuan itu masuk kerumahnya, dilihatnya di sudut ruangan terdapat seketul batu bata dari emas, di ambilnya batu bata itu dan berkatalah suaminya, "Belanjakan sesuka hatimu,"

Dalam tidurnya lelaki itu bermimpi bahwa dia masuk ke dalam syurga, dilihatnya sebuah bangunan yang berukuran kira-kira sebesar batu bata, dia bertanya,"Untuk siapa rumah ini?"

Terdengar jawaban, "Untukmu."

Dia bertanya lagi,"Dimanakah sebuah batu batanya yang nampak berkurang,?"

Terdengar jawaban,"Kami telah mengirimkannya kepadamu," Seketika itu terbangunlah lelaki soleh itu dan berkata pada isterinya,"Bawalah kemari batu bata itu," lalu di ambilnya batu bata itu dan di letakannya di dekat kepalanya, dia berdoa: "Ya tuhanku, aku benar-benar telah mengembalikannya kepada mu, maka amblah batu bata ini," maka allah menghilangkan batu bata ini dan mengembalikannya ke tempat semula.

HILANG DARI DALAM KUBUR

Ada seseorang perempuan di baitul maqdis, dia seorang yang ahli ibadah, ketika bulan rajab tiba dia membaca ,"Qulhuwallahu ahad" sebelas kali setiap hari,karena memuliakan bulan rajab, dia menukar pakaian mewahnya dan memakai pakaian yang buruk.

Pada suatu hari di bulan rojab, perempuan itu jatuh sakit dan berwasiat kepada anak lelakinya agar jika mati dia membungkusnya dengan pakaian buruk itu, tetapi anak itu mengkafaninya dengan kain yang mewah karena riya kepada manusia.

Dia lalu bermimpi bertemu ibunya itu dalam tidurnya, ibunya berkata,"Hai anakku, mengapa engkau tidak melaksanakan wasiatku, aku kecewa kepadamu,"

Terbangunlah anak itu dengan ketakutan dan menggali kembali kubur ibunya, tetapi dia tidak menjumpai ibunya di dalam kuburnya, anak itu kebingungan dan menangis tersedu-sedu, di dengarnyalah sebuah suara panggilan yang berkata, "Apakah engkau tidak mengetahui bahwa orang yang memuliakan bulan rojab, tidak akan di biarkan sendirian dalam kuburnya,?"

      MIMPI YANG MENAKJUBKAN

Dari umar bin abdul aziz, sesungguhnya dia adalah seorang khalifah yang terkenal zuhud, berkatalah hamba sahaya perempuannya pada suatu hari, "Ya amirul mukminin, aku telah bermimpi menakjubkan,"

Bertanyalah umar bin abdul aziz,"Bermimpi apakah engkau?"

Hambanya menjawab, "Aku bermimpi bahwa kiamat telah tiba, manusia telah di kumpulkan di mahsyar timbangan amal di pasang dan di sirat telah di bentangkan di atas jahannam, mereka (para malaikat ) datang membawa abdul malik bin marwan untuk yang pertama kalinya, mereka berkata,"Lalulah dari sirat ini," setelah dia meletakan kedua telapak kakinya di atas sirat dan bermaksud akan berjalan, dia tidak berjalan satu atau dua langkah kecuali telah jatuh kedalam neraka, kemudian mereka datang dengan membawa puteranya ia itu Al walid bin abdul malik, mereka berkata: "Lalulah melalui sirat ini," belum lagi meletakan telapak kakinya di atas sirat kecuali jatuh kedalam neraka, semua khalifah mengalami seperti itu, kemudian mereka datang membawamu, wahai amirul mukminin,"

Setelah hamba perempuan itu berkata demikian, berteriaklah umar bin abdul aziz dengan teriakan yang keras dan tergoncanglah dia dengan goncangan yang hebat bagaikan seekor ikan dalam jaring, dia memukulkan kepalanya pada tanah dan tembok, sedang hamba perempuan itu pun berteriak -teriak seraya berkata,"Demi allah, aku melihatmu berada di syurga dan dapat selamat melewati sirat,"

Tetapi umar bin abdul aziz tidak dapat mendengar kata-katanya karena kegoncangannya itu, ketika reda kegoncangannya orang-orang menemukannya telah meninggal dunia.

Kisah Seorang Majusi Yang Mengawini Anaknya Sendiri

ABDULLAH bin AL-Mubarak berkata: "Aku beribadah haji pada suatu tahun, aku berada di Hijir Isma'il dan tertidurlah aku, aku bermimpi dalam tudurku bertemu Rosullulah SAW, Lalu bersabdalah baginda Nabi: " Jika engkau kembali lagi ke baghdad, masuklah di sebuah perkampungan Majusi dan carilah Bahram yang beragama Majusi, bacakanlah salam dariku kepadanya, katakan kepadanya bahwa allah SWT ridho kepadanya, lalu akupun terbangun dan mengucap: "laahaula walaquata illabillahil aliyil azim," ini adalah mimpi dari syaitan.

Lalu akupun berwudlu dan tawaf di kaabah, rasa mengantuk menguasaiku hingga aku tertidur kembali, lalu aku bermimpi seperti itu sampai tiga kali, setelah selesai menunaikan ibadah haji, kembalilah aku ke baghdad dan aku masuk ke perkampungan Bahram si Majusi itu, ternyata aku menjumpai seorang lelaki sang sudah sangat tua, Lalu aku bertanya kepadanya: "Apakah engkau Bahram Majusi?"

Kemudian diapun menjawab : "Ya."

Aku pun bertanya lagi: " Apakah engkau mempunyai amal kebaikan disisi Allah?"

Dia menjawab: " Ya, aku selalu menghutangkan kepada manusia hutangan baru setiap kali hutangnya yang lama habis, sengan mengambil faedahnya."

Aku berkata : " Ini adalah haram menurut syariat."

Lalu aku pun bertanya lagi : " Apakah engaku memiliki kebaikan atau amal lain?"

Dia berkata : " Ya, aku mempunyai empat orang anak perempuan dan empat orang anak laki-laki, lalu mengawinkan mereka dengan saudaranya sendiri."

Aku berkata : " Ini juga haram,"

Lalu aku bertanya lagi : " Apakah engkau mempunyai kebaikan selain itu?"

Dia berkata : " Ya, Aku mempunyai seorang perempuan yang sangat cantik di antara perempuan yang ada di daerah sini, sehingga aku tidak pernah menjumpai seorang lelaki pun yang sepadan dengannya, maka aku kawini anak perempuan yang sangat cantik itu, aku pun membuat pesta saat malam itu, aku mengundang seribu lebih orang Majusi dalam pesta itu.

Aku berkata : " Ini pun haram."

Lalu aku bertanya lagi : " Apakah engkau mempunyai amalan lain?"

Dia pun menjawab : " Ya, Pada suatu malam, ketika aku hendak bersetubuh dengan anak perempuanku yang sangat cantik itu di atas tempat tidurku, datanglah perempuan solihah dari pemeluk agamamu yaitu islam, meminta api untuk menyalakan lampunya, dinyalakan lah lampunya lalu dia keluar, akan tetapi di padamkanya lagi lampu itu, kemudian dia masuk kembali untuk menyalakan lampu yang kedua kalinya, setelah itu dia keluar lagi, kemudian dia orang Majusi memadamkan nya lagi.

Aku pun berkata dalam hati, " mungkin perempuan ini mata-mata atau pencuri ", maka akupun mengikutinya di belakangnya, dia masuk kedalam rumahnya dan aku melihat dia mempunyai empat orang anak perempuan.

Hai ibu, apakah engkau datang dengan membawa sesuatu untuk kami, karena kami sudah tidak kuat menahan lapar." Kedua mata perempuan itu mengalirkan air mata dan berkata kepada mereka : 

" Aku merasa malu kepada tuhanku jika harus meminta sesuatu dari seseorang selain dia, dan meminta hajat kepada seorang musuh Allah karena dialah seorang Majusi."

Bahram berkata : " setelah aku mendengarkan kata-katanya itu kembalilah aku kerumah ku, ku ambil sebuah tempat makanan dan aku penuhi tempat makanan itu denga segala macam makanan, lalu aku membawanya sendiri ke rumahnya dan aku memberikan makanan tersebut hingga mereka memakan dengan sekenyang-kenyangnya, bergembiralah perempuan tersebut dengan anak-anaknya."

Abdullah bin AL-Mubarak berkata : " Inilah dia kebaikan itu, bergembiralah engkau," lalu aku pun menceritakan berita gembira kepadanya tentang mimpiku itu dan dan menceritakan kepadanya."

Mendengar hal itu, Bahram terus berkata : " Asyhaduallailahaillalah Wa asyhadu anna Muhammadan abdhuhu wa Rasullulah." kemudia dia jatuh sakit seketika itu juga dan terus meninggal dunia, Aku pun tidak keluar dari rumahnya sehingga lebih dahulu aku memandikan, mengafani dan menyolatinya."

Abdullah bin AL-Mubarak berkata : " Wahai Hamba-Hamba Allah, Berbuatlah dermawan menghadapi mahluk Allah, Maka Allah akan menjadikan Musuh-Musuhmu menjadi para kekasih."

Kisah Sepuluh Bah Delima

 DARI Ka'bul Ahbaar, dia berkata: Suatu hari, Fatimah r.a. jatuh sakit, ketika ali pulang ke rumah, fatimah, dia bertanya, "Hai fatimah, apa keinginan hatimu pada kelezatan dunia ini?"

Fatimah menjawab, "Hai Ali, aku menginginkan sebuah delima,

Ali merenung sesaat, karena dia tidak memiliki apa pun kemudian berdirilah dia dan pergi ke pasar, dia berhutang satu dirham kepada seseorang dan di belikannya sebuah delima, lalu dia kembali kepada fatimah, tetapi di tengah jalan dia melihat seseorang yang sedang sakit terbaring di tengah jalan, berhentilah ali seraya bertanya kepadanya, "Apa keinginan hatimu hai hamba allah?,"

Orang itu berkata, "Hai ali, aku sudah lima hari di sini dan aku adalah orang yang terbuang, orang ramai melintasi aku dan tidak seorangpun yang mau memperhatikan aku, hatiku menginginkan sebuah delima,"

Mendengar itu ali merenung sesaat, lalu dia berkata di dalam hati,"Aku hanya membeli sebuah delima untuk fatimah," jika aku harus membelikannya kepada orang ini maka fatimah tidak mendapat apa-apa, tetapi jika aku tidak memberikannya berarti aku menentang firman allah swt, artinya: "Dan adapun terhadap orang yang minta-minta maka janganlah engkau membentak."

Sedang nabi muhammad saw juga bersabda,"Janganlah kamu menolak orang yang minta-minta walaupun dia berada di atas kuda."

maka ali segera membelah buah delima itu dan memberikannya kepada orang yang sedang sakit itu, setelah memakan buah delima itu, seketika itu juga lelaki tersebut sembuh dari penyakitnya, tetapi ali merasa malu dan sedih untuk menjumpai fatimah karna tidak berjaya memenuhi keinginan isterinya, fatimah yang melihat kedatangan suaminya dengan muka sedih terus berkata,"Mengapa engkau nampaknya bersedih hati , demi keagungan allah, sungguh ketika engkau memberi makan buah delima pada orang tua itu, hilanglah keinginanku untuk makan buah delim,"

Mendengar itu, Ali amat gembira dan bersyukur, tiba-tiba datang seorang laki-laki mengetuk pintu, ternyata dia adalah salman al-farisi, yang datang membawa sebuah hidangan, hidangan yang tertutup kain itu segera dibukanya, ternyata di dalamnya terdapat sembilan biji buah delima, ali berkata, "untuk siapakah buah delima ini?"

Jawab salman, "Ini adalah rezeki dari allah untik tuan,"

Ali segera berkata,"Wahai salman, jika benar itu untukku, tentu sepuluh, bukan sembilan, sebab allah swt ada berfirman,"Barang siapa yang datang dengan membawa kebaikan, maka baginya sepuluh kali ganda balasannya,"

Maka tertawalah salman, lalu iya mengeluarkan sebiji buah delima dari dalam poketnya seraya berkata,"Hai ali, demi allah, buah delima itu memang sepuluh, tetapi aku ingin menguji dengan hal itu,"


Burung-Burung Yang Meminum Air Mata Nabi Adam

DIRIWAYATKAN Bahwa Nabi Adam a.s telah menangis ketika turun dari syurga selama tigaratus tahun, dan tidak pernah mengangkat kepalanya ke la...